Enrekang, MaspulFakta.com — Memasuki tahun ajaran baru 2024/2025 KKKS Baraka Buntu Batu dan Korwil menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka untuk guru dan kepala sekolah se-kecamatan Baraka – Buntu Batu dengan tema “Bersama Kita Mewujudkan Pendidikan Berkualitas” di buka langsung oleh Kepala Dinas pendidikan, Rabu (10/7/2024).

Pembukaan workshop dilaksanakan di Aula SDN 105 Baraka, kemudian dibagi kelas untuk wali kelas 5 tetap tinggal di Aula SDN 105 Baraka, untuk wali kelas 2 dan kepala sekolah di gedung SDN 20 Baraka menempati dua ruang.

Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung dari tanggal 10-13 Juli 2024, semntara dana kegiatan bersumber dari 42 Sekolah Dasar di Baraka, Buntu Batu dan beberapa dari kecamatan bungin yang bersifat terikat.

Safar yang didapuk sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa rencana kegiatan akan berlangsung dalam beberapa angkatan yakni angkatan pertama guru wali kelas 2 dan 5.

Angkatan kedua teridiri dari guru Bidang studi Pendidikan Agama Islam dan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan ( PJOK ) dilanjutkan demgan guru kelas 3 dan 6. Sementara peserta workshop tersebut berjumlah 210 yg dibagi dalam 3 angkatan lanjut ketua KKKS Baraka-Buntu Batu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jumurdin dalam sambutannya sangat mensupport Korwil Baraka-Buntu bersama dengan para pengawas yang telah lebih dahulu melaksanakan workshop sehingga akan menjadi pilot projek bagi korwil lain di Wilayah kabupaten Enrekang.

“Setelah mencermati aturan pembagian jam mengajar maka kepala sekolah diharapkan mampu untuk membagi jam mengajar sesuai yang telah di tetapkan pemerintah melalui Permendikbud No 12 Tahun 2024,” ujar Jumurdin.

Jumurdin juga menyinggung terkait Pengangkatan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dilingkup Dinas Dikbud yakni tenaga pendidik pada tahun 2024.

“Ada perbedaan kontrak kerja PPPK terbaru yakni hanya satu tahun berbeda dengan pengangkatan tahun 2021 dan 2022 yang kontrak kerjanya berlangsung selama Lima tahun,” tambah Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Enrekang.

Muis Suli selaku Korwil Baraka – Buntu Batu menyampaikan bahwa diadakannya workshop Implementasi Kurikulum Merdeka adalah sebuah keniscayaan yang harus dilakukan secara berjenjang.

“Tahun lalu kita melatih para kepala sekolah dan guru kelas 1 dan kelas 4 di tahun ini yang mendapat pelatihan adalah guru wali kelas 2 dan kelas 5 serta guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta Guru PJOK, dan insya Allah kita lanjutkan workshop pada guru wali kelas 3 dan 6,” ulas Muis Suli.

Hal ini lanjutnya, “Dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru serta menyatukan persepsi yang sama diantara guru dan kepala sekolah mengenai kurikulum Merdeka yang di berlakukan Pemerintah, selain itu kami juga melaksanakan surat edaran Kepala Dinas Dikbud Kab Enrekang untuk pemberlakuan Implementasi Kurikulum Merdeka di setiap kelas dengan Nomor : 08/1931/ DISDIKBUD/ 2014 pertanggal 03 Juli 2024,” lanjutnya.

Rudi Hartono salah satu Kepala UPT di wilayah kecamatan Baraka merasa senang dengan diadakannya workshop lebih awal agar pembelajaran di satuan Pendidikan bisa berjalan efektif.

“Saya melihat dalam rondown acara pemateri merupakan pemateri lokal yakni pengawas dan beberapa kepala UPT tapi kami cukup puas dengan pemaparan materinya, baik rekan guru dan teman kepala sekolah saya melihat cukup antusias dan proaktif mengikuti materi yang di sampaikan oleh pemateri,” puji kepala UPT SDN 170 Dakda ini.