Enrekang, Maspulfakta.com — Indonesia pernah menciptakan sejarah pada tahun 1994 dan 1996 dengan mengawinkan piala Thomas dan Uber, maka PGRI Buntu Batu mengulang sejarah itu. Bedanya, Indonesia membuat sejarah itu pada Tahun 1994 di Istora Senayan, Jakarta dan di Hongkong pada tahun 1996.

Sedangkan PGRI Buntu Batu mengulangnya dalam bentuk miniatur pada tahun 2025 pada kegiatan PORSENIJAR HGN Kabupaten Enrekang.

Atlet regu putra PGRI Buntu Batu berhasil menekuk regu putra PGRI Baraka dengan skor 3-2. Sedangkan pada regu putri, PGRI Buntu Batu membungkam PGRI Cabang Khusus juga dengan skor 3-2.

Atlet regu bulu tangkis putra diperkuat oleh Harlan Hajar, Suhardi, Furqan, Al Burhanuddin, Sadikun, Suhardi dan Arifin Ahsan. Sedangkan atlet regu putri diisi oleh Sainab, Nurhisriani, Mila Karmila, Endarwati, Ilmiati, Sarmayani dan Mujahida.

Pertandingan ini dilakukan di waktu dan tempat yang sama secara bersamaan, membuat PB Arbas dipenuhi teriakan gembira dari pemain dan pendukung PGRI Buntu Batu. Sejarah tercipta, tapi PGRI Buntu Batu tentu membayar dengan mahal.

Salah satu pejuang dan atlet regu Putra, Harlan Hajar harus dilarikan ke rumah sakit karena sesak setelah bertanding memperebutkan tiket final melawan PGRI Curio. Kondisinya memaksanya harus absen saat laga final melawan PGRI Baraka.

Di tengah keriuhan bahagia, para atlet bulu tangkis regu putra dan regu putri menyebut nama Harlan. “Emas ini kami persembahkan untuk saudara Harlan yang saat ini masih berada di rumah sakit, semoga lekas pulih dan kembali sama-sama berlatih,” ujar salah seorang atlet.

Ketua PGRI Cabang Buntu Batu, Dr. Izharuddin mengapresiasi sekaligus terharu atas perjuangan seluruh atlet PGRI Buntu Batu tanpa terkecuali, baik yang menyumbangkan piala maupun yang belum berkesempatan sampai pada titik final dan semifinal.

“Kemenangan para atlet adalah kemenangan seluruh anggota PGRI Buntu Batu tanpa terkecuali. Terima kasih kepada semua perjuangan atlet. Totalitas dan dedikasi mereka semua tidak lepas atas nama PGRI Buntu Batu. Begitu juga para pendukung maupun tim penopang para atlet lainnya, ibu-ibu yang setia menyiapkan konsumsi untuk para atlet luar biasa,” ucapnya, Selasa (2/12/2025).

“Terkhusus saudara Harlan, lekas pulih, PGRI Buntu Batu dan Kabupaten Enrekang butuh totalitas atlet seperti dirimu. PGRI Buntu Batu menantimu kembali bergabung dan beraktifitas seperti biasa, terima kasih semua atas sumbangsihnya, baik karingat, tenaga, pemikiran, maupun materi,” tutupnya.