Enrekang, Maspulfakta.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tomenawa, Mitra Yayasan Sehat Pintar Mandiri resmi dibuka oleh Bupati Enrekang, Kamis (6/11/2025) di Baraka, Kabupaten Enrekang.

Kegiatan peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Enrekang, M. Yusuf Ritangnga, dan di saksikan Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang, Anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Enrekang dan beberapa Unsur Forkopimda Enrekang serta tamu undangan.

Dalam pidatonya, Bupati Enrekang memberikan apresiasi atas beroperasinya SPPG Tomenawa, yang merupakan dapur pertama di wilayah kecamatan Baraka.

“Selamat atas beroperasinya SPPG Tomenawa Baraka, ini kali pertama kami selaku pemerintah kabupaten di undang menghadiri opening ceremony, beberapa SPPG yang telah berjalan, nanti kita tahu setelah beroperasi,” ujar Yusuf Ritangnga.

Dia menjelaskan bahwa, keberadaan dapur MBG di kabupaten Enrekang termasuk dari beberapa kabupaten yang terlambat dalam pelaksanaan program, walau demikian tidak menjadi penghalang untuk mensukseskan program pemerintah pusat.

“Enrekang sebenarnya termasuk kategori terlambat dalam pelaksanaan MBG ini, tapi kita bersyukur karena per hari ini sudah ada delapan titik dapur MBG yang beroperasi dari total 26 titik rencana,” jelasnya.

Politisi Partai Nasdem tersebut juga menjelaskan bahwa dengan kehadiran dapur MBG ini, akan sangat berpengaruh terhadap beberapa aspek, seperti peningkatan UMKM, lowongan kerja dan tentu saja penyerapan hasil petani dan peternak lokal serta perputaran APBN.

“Program ini dampak yang luar biasa, baik dari serapan tenaga kerja, peningkatan UMKM, hasil pertanian dari petani lokal dan para peternak lokal, dan tentu saja melalui MBG ini, ratusan miliar APBN akan berputar di kabupaten Enrekang,” tambah Bupati Enrekang.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah, Forkopimda dan semua stakeholder akan memberikan dukungan penuh bersama menjaga dan mengawasi program MBG.

“Dengan kolaborasi semua pihak, program MBG akan sukses dan berkelanjutan, sehingga tidak terjadi kekhawatiran seperti yang ada di wilayah lain. Kepada yayasan, SPPG, kami berharap mampu menjalankan semua kegiatan dengan sebaik-baiknya, mampu menjaga dan menghindari apa yang tidak kita inginkan. Perkuat kerjasama dengan masyarakat lokal,” tutup Bupati Enrekang, H. Yusuf Ritangnga.