MaspulFakta.com, Enrekang — Pemilihan Umum tahun 2024 telah selesai, dimana dalam pemilu ada 5 jenis pemilihan yang dilakukan yakni pemilihan presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat RI, Dewan Perwakilan Provinsi dan Dewan Perwakilan Kabupaten/Kota.
Data KPU Kabupaten Enrekang terkait dengan Angka Partisipasi Pemilih yang menggunakan hak pilihannya pada saat tanggal 14 Februari 2024 berjumlah 135.000 jiwa dari jumlah DPT Kabupaten Enrekang yaitu 166.030. Atau sekitar 81 %.
Muhammad Rahmat Kadiv. Sosdiklih, Parmad dan SDM KPU Kab. Enrekang menyampaikan terimakasih atas tingginya partisipasi pemilih yang mencapai 81%.
“Kami ucapan terimakasih kepada seluruh Stakeholder yang telah ikut berpartisipasi atas kesuksesan Pemilu tahun 2024 di Enrekang, Angka ini lebih dari yang kita target kan kemarin, kemarin kita targetkan ke sebesar 80 %,” ujar Rahmat, Minggu (21/4/2024).
“Angka atau capaian ini tidak muncul dengan begitu saja akan tetapi melalui kerjasama semua stakeholder yaitu : Peserta Pemilu (Parpol), Pemerintah Daerah, TNI/Polri, Bawaslu dan jajarannya, Kepala Desa dan Aparatnya, Kejaksaan, Teman2 Pers dan tentunya Teman-Teman Penyelenggara yang dibawah naungan KPU Enrekang yaitu PPK, PPS, dan KPPS,” tambahnya.
Menurutnya, semua stakeholder telah bergerak untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat baik secara langsung maupun melalui media sosial. Memberikan pendidikan tentang pentingnya menggunakan hak pilih untuk menentukan pemimpin kita baik itu daerah sampai presiden dan wakil presiden untuk 5 Tahun Kedepan.
Salah satu Kesuksesan dari pada sebuah Pemilihan atau demokrasi itu dilihat dari jumlah masyarakat yang menggunakan hak pilihannya atau angka partisipasinya.
“Angka partisipasi ini kita harap bisa naik pada pemilu berikutnya, semoga pemilu 2029 Insya Allah nantinya bisa mencapai 85%, memang angka ini mungkin terlalu besar akan tetapi kami yakin ketika kita lebih massif lagi untuk turun dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder lainnya sampai dengan tingkatkan kelurahan/desa target itu bisa kita capai,” tutup Rahmat.

