ENREKANG, MASPULFAKTA.COM – Pemerintah Kabupaten Enrekang menggelar upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di halaman Kantor Bupati Enrekang, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak menuju lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Upacara dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Enrekang, Zulkarnain Kara, yang mewakili Bupati Enrekang.
Kegiatan dihadiri jajaran pemerintah daerah, pimpinan OPD, pejabat fungsional, serta berbagai elemen masyarakat dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Rangkaian acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pembukaan UUD 1945, Ikrar Pelajar Indonesia, serta Mars Anak Nasional.
Membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zulkarnain menegaskan bahwa anak merupakan subjek pembangunan yang hak-haknya harus dilindungi dan suaranya wajib didengar.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memastikan anak-anak terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, hingga perundungan, baik di lingkungan nyata maupun ruang digital.
Selain itu, masyarakat juga diajak mendukung kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan bersama menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Kepada anak-anak, Zulkarnain berpesan agar tidak takut melaporkan apabila mengalami kekerasan atau perlakuan yang merugikan, termasuk melalui layanan SAPA 129.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Enrekang, Sulviah, mengajak orang tua, keluarga, sekolah, dunia usaha, media, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam memenuhi hak-hak anak.
Menurutnya, perlindungan anak merupakan investasi penting bagi masa depan daerah guna melahirkan generasi Enrekang yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai bagian dari visi mewujudkan Enrekang Sejahtera.
Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Bersama Lindungi Anak, BERLIAN”. Acara ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis Surat Pernyataan Pengelolaan Tanggung Jawab (SPPT) kepada perwakilan Camat Enrekang dan Camat Cendana sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan anak di Kabupaten Enrekang.
“Selamat Hari Anak Nasional ke-42. Mari bersama menghadirkan lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih bagi seluruh anak Indonesia, khususnya anak-anak di Bumi Massenrempulu,” tutup Sulviah. (arm)

